Koleksi BUKU ISLAM Free download



*HIBAH EBOOK BUKU AGAMA ISLAM GRATIS*

*DAFTAR BUKU*

1. KH. Marzuki Mustamar, *Al-Muqthatofat lil Ahlil Bidayat*,

2. A. Zainul Hakim, *Terjemah Risalah Ahlussunah wal Jama'ah (رسالة أهل السنة والجماعة للعلامة حضرة الشيخ محمّد هاشم اشعرى)* 

3. Habib Munzir al-Musawa, *Kenalilah Akidahmu*.

4. Harry Yuniardi, *Argumentasi Tarawih 20 Rakaat; Risalah Amaliah Kaum Nahdliyyin* (Bandung; LTN NU Jawa Barat, 2017)

5. Ustadz M. Idrus Ramli, *Buku Pintar Berdebat dengan Wahhabi*, (Jember; Bina ASWAJA, 2010)

6. Ustadz Ma'ruf Khozin, *Mana Dalil Malam Nishfu Sya'ban?*, (Jember, LTN Jawa Timur, 2017)

7. Hadratus Syaikh Hasyim Asy'ari, *Risalah Ahlussunnah wal Jama'ah, _Terj._ Ngabdurrohman al-Jawi* (Jakarta: LTM-PBNU, 2011) 

8. Einar Martahan Sitompul, *NU dan Pancasila*, (Jakarta; CV. Muliasari, 1989)

9. A. Gaffar Karim, *Metamorfosis NU dan Politisasi Islam di Indonesia*, (Yogyakarta; LKiS Yogyakarta, 1995)

10.KH. MA Sahal Mahfudh, *Nuansa Fiqih Sosial*, (Yogyakarta: LKiS Yogyakarta, 1994)

11.Lathiful Khuluq, *Kyai Haji Hasyim Asy'ari's; Religious Thought and Political Activities*, (Montreal: McGill University, 1997)

12.Martin van Bruinessen, *NU Tradisi, Relasi-Relasi Kuasa Pencarian Wacana Baru*, (Yogyakarta; LKiS Yogyakarta, 1994)

13.M. Ali Haidar, *Nahdlatul Ulama dan Islam di Indonesia*, (Jakarta; PT Gramedia Pustaka Utama, 1993)

14.KH. Abdul Muchith Muzadi, *Hadratus Syaikh KH. M. Hasyim Asy'ari di Mata Santri*, (Jombang; Pustaka Tebu Ireng, 2010)

15.LTN-NU, *Amaliah NU dan Dalilnya*, (Jakarta; LTN-NU, 2011)

16.Syaikh Thahir bin Shalih al-Jaza'iri, *Terjemah Jawahirul Kalamiyyah*.

17.A. Shihabuddin, *Telaah Kritis atas Doktrin Faham Salafi Wahabi*,

18.Habib Ali bin Muhammad al-Habsy, *Maulid Simthud Duror*

19.Imam Ja'far Ibn Hasan al-Barzanji, *Maulid Barzanji*

20.Imam Abdurrahman al-dibaa'i, *Maulid Ad-Dibaa'i*, 

_Semoga bermanfaat, menebar manfaat mendobrak keterbatasan literasi_

#santrihebat

VISI DAN MISI MTs-NU SYEKH MENGGER JATI





VISI DAN MISI
MTs-NU SYEKH MENGGER JATI

VISI
·         Mewujudkan siswa berprestasi berwawasan IT dan berakhlakul karimah.
MISI
·         Mengoptimalkan kegiatan KBM
·         Menerapkan kegiatan KBM dengan instrument IT
·         Mengadakan kegiatan pengayaan
·         Meningkatkan kegiatan ekstra kurikuler
·         Meningkatkan pemahaman ajaran islam sesuai manhaj Ahlusunnah Wal jama’ah.
·         Membiasakan diri berakhlak islami di berbagai lingkungan hidup.




Tawakkal

TAWAKKAL

TARJO, S.Pd.I 

 


“Dan, tawakallah kepada Allah. Cukuplah Allah sebagai pelindung.” (QS. An-Nisa’:81)

“Dan hanya kepada Allah hendaknya kalian bertawakal, jika kalian benar-benar orang yang beriman.” (QS. Al-Maidah:23)

“Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath-Thalaq:3)

“Kemudian apabila kalian telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya.” (QS. Ali Imran:159)

“Jika Allah menolong kalian, maka tak ada orang yang dapat mengalahkan kalian, dan jika Allah membiarkan kalian (tidak memberikan pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kalian (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang Mukmin bertawakal.” (QS. Ali Imran:160)

SABAR

SABAR

TARJO, S.Pd.I 

 


Keharusan sabar bagi Mukmin

Karena sabar adalah ciri dari seorang Mukmin.

“Dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan penderitaan dan dalam peperangan, mereka itulah orang-orang yang benar (imannya) dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa.” (Al-Baqarah 2:177)

“Hai orang-orang yang beriman bersabarlah kamu dan kuat-kanlah kesabaranmu.” (QS. Ali Imran 3:220)

Sabar di sini ialah ibadah dan pendekatan diri kepada Allah SWT.

“Dan untuk Robbmu hendaklah kamu bersabar.” (QS. Al-Muddatstsir:7)Cobaan bagi ahli iman adalah suatu kepastian

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan : “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rajiuun” (Al Baqarah 2:155-156)

“Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutuan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertaqwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan.” (QS. Ali Imran 3:186)

“Dan di antara manusia ada yang mengabdi Allah pada garis batas, hingga jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana,

Takabbur



TAKABBUR
Tarjo, S.Pd.I

       SOMBONG atau takabur (takabbur) adalah sifat hati yang terkeji (madzmumi) dan merupakan satu daripada penyakit hati yang membawa akibat kebinasaan diri. Pengertian tentang takabur dapat difahami dari maksud beberapa hadist yang berikut :
1. Rasulullah bersabda, "Dianggap sebagai takabur itu ialah menolak apa yang benar dan mengaggap hina kepada orang lain". (HR. Muslim).
2. Bersabda Rasulullah S.A.W kepada sahabatnya, Abu Dzar : "Takabur itu meninggalkan kebenaran dan engkau mengambil selain kebenaran. Engkau melihat orang lain dengan pandangan bahwa kehormatannya tidak sama dengan kehormatanmu, darahnya tidak sama dengan darahmu".
3. Rasulullah S.A.W bertanya kepada sekumpulan Sahabat, "Tahukah kamu, orang gila yang sebenar-benarnya?" Para Sahabat menjawab, "Tidak tahu, ya Rasulullah". Lalu Rasulullah menjelaskan, "Orang gila ialah orang yang berjalan dengan takabur, memandang rendah kepada orang lain, membusungkan dada, mengharapkan syurga sambil membuat maksiat dan kejahatannya membuat orang tidak aman dan kebaikanya tidak pernah diharapkan. Itulah orang gila yang sebenarnya".

       Berdasarkan kisah di dalam al-Qur'an, makhluk yang pertama yang diserang dan menjadi mangsa penyakit takabur ialah Iblis (la'natullah). Walaupun diperintah oleh Allah SWT, Iblis enggan menghormati Adam a. s (manusia dan nabi Allah yang pertama) karena dia menganggap dirinya lebih mulia daripada Adam. Katanya,

Mengendalikan Syahwat

MENGENDALIKAN SYAHWAT

TARJO, S.Pd.I

 

“Jangan kamu dekat-dekat pada perzinaan, karena sesung-guhnya dia itu perbuatan yang kotor dan cara yang sangat tidak baik.” (QS. Al-Isra’:32)
Sahl bin Sa’d berkata: Rasulullah saw bersabda : “Siapa yang menjamin untukku apa yang ada diantara dua janggutnya dan dua kakinya maka aku menjamin untuknya sorga.” (HR. Bukhari)

1.a.   Menjaga kemaluan

Adab berpakaian dalam Islam :
1.    Hendaknya ikhwan menahan seluruh auratnya dan demikian juga dengan akhwat.
 “Katakanlah kepada orang-orang mu’min laki-laki: hendaklah mereka itu menundukkan sebahagian pandangan-nya dan menjaga kemaluannya; karena yang demikian itu lebih bersih bagi mereka. Sesungguhnya Allah Mahameneliti terhadap apa-apa yang kamu kerjakan. (An-Nur : 30)
“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah Menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang

Mengendalikan Lidah

MENGENDALIKAN LIDAH

TARJO, S.Pd.I

 


Sahl bin Sa’d berkata: Rasulullah saw bersabda : “Siapa yang menjamin untukku apa yang ada diantara dua janggutnya dan dua kakinya maka aku menjamin untuknya sorga.” (HR. Bukhari)

      Diantara perkataan ada yang buruk dan ada yang lebih buruk, ada yang keji dan ada yang lebih keji, ada yang baik dan ada yang lebih baik.

“Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: ‘Hendaklah mereka mengucapkan yang lebih baik. Sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan diantara mereka.” (al-Isra’:53)

      Diantara kewajiban utama kita dalam urusan lidah ini ialah menggunakannya dalam da’wah kepada kebaikan, amar ma’ruf, nahi munkar, mendamaikan persengketaan dan menyerukan kebaikan dan taqwa.

“Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan ummat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah yang mungkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (Ali Imran:104)

“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi shadqah,

Empat tanda Muslim JAHILI



EMPAT TANDA MUSLIM JAHILI

TARJO,S.Pd.I 

 


            Salah satu konsekuensi seseorang menjadi muslim adalah meninggalkan segala bentuk nilai-nilai yang tidak Islami atau yang jahili. Karena itu setiap mu'min dituntut untuk masuk ke dalam Islam secara kaffah atau menyeluruh. Allah berfirman yang artinya: "Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu kedalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu" (QS 2:208).
            Ayat tersebut turun dengan sebab; ada sekelompok sahabat yang semula beragama Yahudi meminta kepada Nabi Saw agar dibolehkan merayakan atau memuliakan hari Sabtu dan menjalankan kitab Taurat. Maka turunlah ayat ini yang tidak membolehkan seseorang yang telah mengaku beriman tapi masih berprilaku sebagaimana prilakunya pada masa jahiliyah.
            Meskipun demikian, masih banyak dari orang-orang yang mengaku beriman tapi tidak meninggalkan kebiasaan-kebiasaan lama yang jahiliyah sehingga kepribadiannya masih bercampur dengan kepribadian jahiliyah, karenanya orang seperti itu pantas kita sebut dengan muslim yang jahili. Dari sekian banyak tandanya, Rasulullah Saw menyebutkan dalam satu hadits:

DOSA-DOSA BESAR


 

DOSA-DOSA BESAR

TARJO, S.Pd.I

“Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami Hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosa yang kecil) dan Kami Masukkan kamu ke Tempat yang mulia (Surga).” (QS. An Nisa’ 4:31)

“Dan hanya Kepunyaan Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi supaya Dia Memberi Balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan Memberi Balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan Pahala yang lebih baik (Surga). (Yaitu) orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguh-nya Tuhan-mu Maha Luas Ampunan-Nya. Dan Dia lebih Mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia Menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dia-lah yang paling Mengetahui tentang orang yang bertakwa.” (QS. An Najm 53:31-32)

1.a.   Berhati-hati terhadap dosa


“Dan mereka berkata, “Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja,” Kata-kanlah, “Sudahkah kamu menerima Janji dari Allah sehingga Allah tidak akan Memungkiri Janji-Nya ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?” (Bukan demikian), yang benar, barang siapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah

PROFIL PRIBADI MUSLIM



PROFIL PRIBADI MUSLIM

TARJO, S.Pd.I 

 


Al-Qur'an dan Sunnah merupakan dua pusaka Rasulullah Saw yang harus selalu dirujuk oleh setiap muslim dalam segala aspek kehidupan. Satu dari sekian aspek kehidupan yang amat penting adalah pembentukan dan pengembangan pribadi muslim. Pribadi muslim yang dikehendaki oleh Al-Qur'an dan sunnah adalah pribadi yang shaleh, pribadi yang sikap, ucapan dan tindakannya terwarnai oleh nilai-nilai yang datang dari Allah Swt.
            Persepsi masyarakat tentang pribadi muslim memang berbeda-beda, bahkan banyak yang pemahamannya sempit sehingga seolah-olah pribadi muslim itu tercermin pada orang yang hanya rajin menjalankan Islam dari aspek ubudiyah, padahal itu hanyalah salah satu aspek yang harus lekat pada pribadi seorang muslim. Oleh karena itu standar pribadi muslim yang berdasarkan Al-Qur'an dan sunnah merupakan sesuatu yang harus dirumuskan, sehingga menjadi acuan bagi pembentukan pribadi muslim.
            Bila disederhanakan, sekurang-kurangnya ada sepuluh profil atau ciri khas yang harus lekat pada pribadi muslim.
1. Salimul Aqidah
            Aqidah yang bersih (salimul aqidah) merupakan sesuatu yang harus ada pada setiap muslim. Dengan aqidah yang bersih, seorang muslim akan memiliki ikatan yang kuat kepada Allah Swt dan dengan ikatan yang kuat itu dia tidak akan menyimpang dari jalan dan ketentuan-ketentuan-Nya. Dengan kebersihan dan kemantapan aqidah, seorang muslim akan menyerahkan segala perbuatannya kepada Allah sebagaimana firman-Nya yang artinya:

BERSAUDARA DAN SALING MENASIHAT



BERSAUDARA DAN SALING MENASIHATI

TARJO, S.Pd.I 

 


            Api peperangan di lembah Badr telah padam. Perang ini berakhir dengan kemenangan Dienul Haq (agama yang benar) atas Dienul Kufr. Sejumlah 14 mujahid muslimin syahid; 6 orang dari pihak Muhajirin, sisanya 8 orang dari pihak Anshar. Di lain pihak sebanyak 70 orang tentara musyrik Makkah ditawan, dan 70 orang lainnya tewas. Kebanyakan dari mereka adalah para pemuka dan pembesar Makkah.
            Sebelum Islam datang, masyarakat Arab hidup dalam sistem 'ashabiyyah yang fanatik terhadap qabilah (suku) dan keturunan. Hubungan mereka kepada suku dan keturunan adalah hubungan hidup dan mati. "Bela saudaramu salah atau benar", itulah semboyan mereka yang diterjemahkan secara harfiah. Hidup dan mati mereka dipersembahkan untuk menjaga kehormatan dan keberlangsungan suku dan keturunan. (Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfury, Ar-Rahiqul Makhtum, hal. 45)
            Dan di perang Badr ini (Ramadhan 2 H), perang pertama dalam sejarah perjalanan Islam, justru mereka orang-orang Muhajirin Makkah khususnya berperang melawan saudara, keturunan dan suku, bahkan ada yang berperang melawan ayah, paman atau anaknya sendiri, yang berbeda aqidah. Umar bin Al-Khaththab membunuh pamannya, 'Ash bin Hisyam yang kafir. Abu Bakr berperang melawan anaknya, Abdurrahman yang ketika itu belum memeluk Islam.
            Lain lagi kisah antara Mush'ab bin Umair dan

Cara Merubah File PDF ke Word

5 Cara Praktis  Merubah File PDF ke Microsoft Word 1. Merubah PDF ke Word dengan Google Docs Google menyediakan layanan gratis seperti Docs ...